Dusunku
oleh: Marianus Noi
Kala itu dibawah bukit,
ayam berkokok mengisyaratkan pagi.
Tetesan embun serasa enggan meninggalkan daun, sang cakrawala dengan gagahnya menyinari dusunku
Pun asap yang menyelimuti atap ilalang memberikan tanda bahwa adanya serdadu.
Diringi Bunyi sengau nampak terdengar disetia barisan telinga. Juga aku, siapakah yang sedang bergurau?? ah ternyata penghuni dusunku
Begitupula aku, yang menikmati secangkir kopi duduk didepan rumah sembari matahari memperlihatkan bayanganku dari ufuk timur
04/07/ 2020
03.50
Komentar